"Kok baru pulang, Om? Tadi Kakek nanyain Om loh," tanya Anzelo ketika melihat Galilleo berjalan memasuki rumah dengan jas yang sudah tersampir di tangan kanan dan tas yang ditenteng di tangan kiri. Dasi omnya itu sudah menggantung dengan kacau, juga wajah putih Galilleo yang sudah kusam. Pria itu tersenyum, tangannya terangkat mengusap kepala keponakannya yang sudah tumbuh besar dan hampir setinggi dirinya itu. "Ada janji sama teman tadi, jadi sekalian makan malam di luar," jawabnya. Ruang tamu dan ruang makan sudah sepi penghuni, padahal waktu masih menunjukan pukul delapan malam dimana biasanya Ibunya masih akan duduk di ruang TV bersama dengan Ayahnya atau juga dengan Gema. "Kemana Kakek sama Nenek?" tanya Gali mengedarkan pandangannya ke sekeliling, dan tidak mendapati apapun.

