"Ah kebetulan yang menyenangkan. Kami kemari berniat membunuh si tua tadi tapi malah bertemu dengan seorang angel",Izalel tersenyum lalu kemudian menyeringai. "Atau mungkin half? ",Izalel tertawa kecil. "Sungguh disayangkan. Half muda sepertimu harus mati hari ini bahkan sebelum menjalani upacara penasbihan angel. Sungguh disayangkan." Alex tersenyum meremehkan,"Sudah? " Izalel mengernyit,"Sudah apa? " Alex menyeringai,"Kamu terlalu banyak bicara" Izalel menggeram marah. Dia mengucapkan sebuah mantra dan irisnya menyala terang beberapa saat. Tidak lama kemudian para werewolf dan vampire lemah tadi tiba tiba membelah diri menjadi sangat banyak. Izalel tersenyum angkuh,"Kita lihat apakah kamu masih bisa sesombong itu saat mati? Ah, asal kamu tahu saja wahai half, aku akan sangat

