Revenge

1987 Kata

“Dominic” Seorang perempuan masuk ke dalam ruangan. Wajahnya tampak pucat tapi tidak mengurangi kecantikannya. Rambutnya yang biasanya tampak rapih, kini terlihat sedikit kusut. Perempuan itu terkejut melihat keadaan Dominic dan mayat Malvoy. Dia lalu berlari ke samping Dominic dan mengarahkan tangannya ke arah lengan Dominic masih terus mengeluarkan darah. Dia menutup matanya dan mengucapkan sebuah mantra, tidak lama kemudian terlihat cahaya berwarna abu pekat menyelubungi luka Dominic. “Lendra” Lendra beralih menatap Dominic, melihat tatapan menderita dan putus asa di sana. Tidak ada sosok Dominic yang biasanya dia kenal, sang pangeran kegelapan yang arogan nan mengerikan. Dia kini tampak sangat rapuh. Tadi Lendra mengumpulkan semua energinya agar bisa menyusul ke wilayah kaum werewol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN