PART 17

1092 Kata

Udara dingin masuk melalui jendela tinggi di kamar yang Isabela tempati. Isabela membuka sedikit saja jendela dan menatap kejauhan. Di depan ranjangnya sekarang terlihat seorang pelayan sedang menyalakan perapian. Walaupun penghangat ruangan sudah dinyalakan, namun udara dingin yang menusuk membuat perapian sepertinya harus dinyalakan. Tatapan Isabela belum beranjak. Matanya tertuju pada hamparan berumput yang mulai tertutup salju tipis. Isabela menghitung hari. Dan hari ini jelas lima hari sudah dia meninggalkan New York. Seharusnya dia dan Mateo menikah hari ini. Mateo. Isabela menghela napas. Bagaimana keadaannya hari ini? Dia pasti sangat bingung sekarang. Semua pasti tengah berusaha mencarinya. Bagaimana mereka akan cepat menemukannya kalau Isabela saja tidak tahu dia ada di mana?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN