PART 15

903 Kata

"Tidak dengan pengawal, Dad. Aku hanya mau ke butik Nenek, bukan bepergian jauh." Isabela merapikan dressnya sementara Daniel menatapnya dengan tatapan khawatir. Entah mengapa, hati pria itu terasa berdesir pagi ini. Isabela mendongak dan memberikan senyum terbaik nya. Mateo baru saja pergi ke bandara dan melarang dia ikut. Dan dengan mengunjungi nenek nya, Isabela pikir akan sedikit mengurangi gundah nya. "Hanya ke butik, Daddy. Di sana juga ada Mom." "Dad ada rapat penting sebelum meliburkan diri hingga akhir pekan, jadi tidak bisa mengantarmu. Bagaimana dengan seorang supir? Kau bisa meminta Jim?" Isabela menggeleng. "Apa salahnya kendaraan umum? Aku akan naik kereta. Satu kali naik dan sampai. Dad tak perlu khawatir." Daniel terlihat menghela napasnya perlahan. Lalu dia mengulur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN