"Sudah berapa lama dia seperti itu?" tanya Lazio pada Elgar. Mata mereka melihat Jexeon yang seperti orang tidak waras, membobol banyak situs penting dan mengacaukannya hanya untuk kepuasan sendiri. Di tangan Jexeon ada darah yang sudah mengering, biasanya dia menghajar para preman jalanan untuk melampiaskan kemarahan. Elgar hafal karena setiap kali Jexeon merasa stres dia akan pergi selama beberapa hari, menghajar orang-orang yang dianggap menyebalkan. Biasanya, mereka adalah anak SMA nakal, preman yang suka memeras pedagang, atau orang-orang sok jagoan. Jexeon tidak pernah memukul orang yang tidak bersalah semenjak keluar dari keluarga Siluet. "Tujuh jam, kalau hanya melawan cyber crime Indonesia masih bisa aku atasi." Sejak Jexeon pulang, dia langsung ke ruang kerja. Menyalakan

