“Katakan, Sora. Katakan padaku apa yang terjadi sebenarnya?!” “Miran, aku tidak bisa—” “Aku tidak menerima penolakan. Kamu bekerja untukku! Bagaimana mungkin kamu bisa menyembunyikan sesuatu dariku, hah? Aku dengar sendiri Dara memanggilnya Jea, dan dia juga bilang mereka harus mengucapkan selamat tinggal selamanya pada Junho yang dia sebut sebagai kakak!” Sora memejamkan matanya, wanita itu sama sekali menyangka waktu istirahatnya di rumah bisa membawanya pada situasi macam ini. Demi Tuhan ini jam 2 malam! Dan Miran menggedor pintu rumahnya, menerobos masuk dan meminta penjelasan dari hal yang rumit dan tidak bisa dibicarakan dengan kepala panas seperti ini. “Sora!” Sora menelan ludahnya pahit. Dalam hati wanita itu meminta maaf pada Dara karena harus mengingkari janjinya dengan tida

