“Kamu akan pergi sekarang?” Mata Bibi Nayeon terilhat benar-benar terkejut mendengar hal itu dari mulut Dara. Pagi-pagi, saat Bibi kembali dari dapur ke kamar untuk mengambil sesuatu, dirinya justru melihat Dara yang sedang membereskan barang-barangnya—bahkan sudah selesai membereskan semua barang-barangnya malah. Tentu saja Bibi Nayeon terkejut, langsung bertanya kenapa Dara mengemasi barang-barangnya. "Maaf baru memberitahu Bibi sekarang, aku…” Dara rasanya tidak memiliki alasan yang tepat untuknya menjelaskan pada Bibi Nayeon, itu kenapa pada akhirnya kalimatnya terpenggal begitu saja. “Aku tahu cepat atau lambat kamu memang akan pergi, Dara. Aku hanya tidak tahu kalau kamu akan pergi secepat ini dan seperti ini. Tanpa mengatakan padaku jauh-jauh hari atau beberapa hari sebelumnya.”

