“Maaf, saya juga tidak bermaksud untuk mengatakannya hingga sejauh itu.” Ucap Dara, melangkahkan kakinya perlahan sambil memegangi perutnya yang terasa benar-benar berat di mata Taehyun. Bagaimana pun ini pertama kalinya Taehyun melihat Dara dalam keadaan perut yang buncit, karena terakhir kali mereka bertemu beberapa bulan lalu perut Dara masih terkesan datar, meski jika diperhatikan secara detail akan terlihat bahwa ada gundakan sedikit. Kalau sekarang sih sudah tidak perlu dikatakan lagi, siapa pun yang melihatnya tahu bahwa Dara sedang hamil besar—hamil sembilan bulan. “Saya hanya terbawa suasana karena ucapan Tuan sebelumnya.” Sambung Dara, mencoba duduk dengan gerakan yang pelan. Lagi-lagi Taehyun yang melihatnya merasa kasihan, merasa iba, merasa takut kalau-kalau setiap gerakan y

