"D..dia hamil." "APA?!" Vior berteriak tidak percaya yang membuatnya kembali menarik perhatian pelanggan. Catherine pasrah jika Vior akan marah padanya. Kini, ia hanya perlu menjelaskannya pada Vior. "Kapan? Sejak kapan?" Desak Vior dengan nada menggeram. "Aku memeriksanya tadi dan langsung menghubungimu." Wanita itu terus menunduk tidak berani menatap Vior yang mungkin tatapannya siap untuk membunuh orang. "Dia hamil dua minggu, Vior." "Aku harus menemuinya. Dimana dia sekarang?!" Vior menggeram sambil mengepalkan tangannya erat hingga buku-bukunya memutih. Bagaimana adik yang selama ini dia jaga bisa hamil tiba-tiba? Apa ini terjadi selama ia dihukum? Lalu, siapa ayahnya? "Vior sebentar." Catherine menahan langkah Vior yang sudah beranjak satu langkah dari t

