"Terserah apa kata kamu. Setidaknya aku sudah memperingatkan." Faiz jengah dengan sikap Humairah. Ia pergi keluar kamar meninggalkan wanita yang baginya keras kepala dan tak mendengar perkataannya itu. Ia tak suka Humairah. Tepatnya tak suka dengan sikap seseorang yang menyanggah ucapannya. Humairah, wanita itu membuat Faiz pusing saja. Belum genap 24 jam menjadi istrinya. Wanita itu sudah berani menentang perkataannya. Betul-betul membuatnya tak suka. Faiz keluar dari gedung hotel yang bernama Hotel Shahgufta itu. Ia pergi ke restro, di samping hotel tempatnya menginap untuk malam ini saja. Faiz mendudukkan dirinya di meja bernomor 3. Keadaan restro sepi, hanya ada ia dan beberapa pengunjung yang tak terlalu banyak. Maklum, ini sudah larut malam. Mungkin orang-orang sudah pada tidur

