DUA PULUH DELAPAN

1451 Kata

Sebelum Faiz membuka pintu utama apartemennya. Ia mengintip lebih dulu di balik lubang kecil di depan pintu untuk melihat siapa yang datang. Tidak salah lagi. Wanita itu yang datang. Pirasatnya tepat, untungnya ia berhasil mencegah Humairah. Jika Humairah yang membukakan pintu pasti wanita itu akan berbicara yang tidak-tidak. "Ngapain kamu kemari?" tanya Faiz saat setelah ia membuka pintu. Rahel menyeringai. "Tega kamu ya ninggalin aku," ucapnya. Ia kesal karena Faiz tidak membangunkannya hingga ia ditinggal sendirian di ruangan Faiz. Sebagai pembalasan ia datang ke apartemen Faiz. Pergi menemui Faiz dan membuat pria itu tidak nyaman dengan kehadirannya. Ia juga penasaran dengan istri Faiz. Secantik apa wanita itu sehingga Faiz berhasil melupakan wanita yang benar-benar dicintanya? "Rah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN