Faiz menghentikan mobilnya saat sudah di depan rumah Humairah. Ia melihat sekitar dan ia tidak melihat ada mobil Alif terparkir di sana. Ia lega berarti Alif tidak ada di rumah Humairah. Saat Faiz ingin keluar mobil tiba-tiba ia mengurungi niatnya untuk keluar dan kembali masuk ke dalam mobil. Ia tidak siap untuk bertemu mertuanya. Ia merasa tidak enak hati karena sudah berulang kali menjadi menantu yang mengecewakan. Faiz menyogoh saku celananya mengambil ponsel. Saat ponsenya sudah di tangan ia mencari kontak Humairah lalu menghubungi wanita itu. Tak lama kemudian telponnya diangkat. ~Halo assalamualaikum. Faiz menyapa duluan. ~Waalaikumsalam. Jawab Humairah yang sedang berada di kamarnya. ~Mai, aku udah di depan rumah kamu. ~Ha! Ngapain kamu ke sini? ~Aku mau ketemu kamu.

