DUA PULUH ENAM

1797 Kata

"Emm___" Faiz mengusap tengkuknya. Ia bingung bagaimana cara ia mengatakan sesuatu yang ingin ia sampaikan pada Humairah. Ia juga jadi ragu untuk mempertanyakannya pada Humairah. “Mas ingin mempertanyakan sesuatu ya?” tanya Humairah sambil tersenyum. Ia dapat menebak bahwa suaminya itu ingin membicarakan suatu hal. Namun ragu-ragu ingin mengatakannya. Entah apa yang ingin dibicarakan suaminya itu? Bikin ia jadi penasaran saja. “Haruskah?” gumam Faiz. “Haruskah apa Mas?” tanya Humairah yang mendengar Faiz berbicara walaupun terdengar samar. Telinganya cukup jeli untuk menangkap omongan Faiz barusan. Faiz mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Jujur ia sangat ingin tahu tentang kejadian tadi malam. Namun ia merasa sangat malu untuk membahasnya dengan Humairah. Rasanya hal tersebut sangat tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN