Di perjalanan menuju pulang. Faiz dan Humairah sejak dari 10 menit yang lalu tidak berbicara. Mereka sama-sama diam dengan pemikiran masing-masing. Faiz bukan memikirkan masalah yang membuatnya ribut dengan Humairah saat di rumah sakit tadi. Namun ia memikirkan maslah lain yang jauh lebih besar. Hari ini, ia ingin menuntaskan masalahnya. Ia takut jika Humairah tahu dalam waktu dekat ataupun nanti tetap saja akan menimbulkan masalah. Humairah memandangi Faiz sejak tadi. Ia melihat suaminya itu tampak sedang berpikir keras. Entah memikirkan apa. Ia penasaran dengan yang dipikirkan suaminya. Ia juga sangat curiga dengan sikap suaminya yang tiba-tiba marah hanya karena sebuah kertas yang ia temukan. Humairah melirik saku celana suaminya. Di sana suaminya itu menyimpan kertas itu tadi. Ap

