Dering jam weker di nakas membuat Reval terusik. Ia mengucek mata, meraih jam tersebut, lalu dimatikan. Sejenak ia membiarkan dirinya tersadar, kemudian meraih ponsel. Dilihatnya jam pada layar ponsel tersebut. "Jam satu pagi? Kirain udah pagi," gerutunya. "Ngapain, sih, tu jam pake bunyi jam segini? Mau ngapain coba jam segini nyalain weker?" Reval ngomel tak keruan sambil melihat Syeril yang meringkuk. Reval merasa haus, dilihatnya gelas di atas meja sebelah ranjangnya. Ternyata kosong, dia baru ingat sebelum tidur tadi telah meminum air dalam gelas itu. Reval terpaksa harus ke dapur untuk mengambil minuman. Setelah dari dapur, Reval kembali ke kamar. Ia mendapati Syeril yang tampak kedinginan. Pemuda ini meletakkan gelasnya di nakas, lalu membuka lemari. Dia mencari selimut untuk

