Keesokan harinya, banyak keluarga dekat kedua belah pihak datang, kecuali keluarga ibu Nada tentunya. Para istri dan anak-anak menyambut tamu sementara ayah Nada tertawa bangga. Akad nikah Oza dan Nada akan dimulai, semua orang sudah duduk di tempat masing-masing. Penghulu dan Oza mulai mengucapkan sumpah nikah, tanpa Nada. Mungkin ini adalah pemandangan aneh bagi sebagian orang, tapi para saksi dan tamu diberitahu mengenai sakitnya Nada sehingga harus mempercepat pernikahan, ketika penghulu bertanya sah. Semua menjawab sah lalu ada yang berteriak kencang tidak sah! Sontak para tamu ribut, siapa yang berani mengganggu janji suci? Putra muncul dan berteriak. "Nada sedang hamil, jadi pernikahannya tidak sah!" Para tamu terkejut dengan ucapan Putra, jika pengantin wanita hamil, itu bera

