DUA PULUH LIMA

1153 Kata

Begitu pulang dari luar negeri bersama istri dan kedua anaknya, pemilik hotel Trisha bersikeras menemuinya terkait penolakan Putra. Saat ini mereka duduk berhadapan di sofa empuk, saling menatap curiga seperti musuh. "Saya benar-benar tidak menyangka, Aditama group sudah mengabaikan permintaan kami." "Permintaan apa yang kalian inginkan? Saya rasa Putra sudah mewakili semuanya." Antok Trisha menatap benci Reza yang sombong, hanya karena beruntung terlahir dari keluarga bagus jadinya bisa menekan orang yang lebih tua. "Tuan besar, keinginan saya hanya sederhana. Saya ingin Bu Nada ke hotel saya untuk mengawasi marketing hotel saya yang pendapatannya mulai menurun." "Anda yakin, masalahnya ada di marketing?" "Tentu saja, saya bukan orang bodoh. Meskipun saya tidak sehebat keluarga and

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN