Bab 27

2024 Kata

"Kenapa tidak menjawab teleponku, ke mana saja kau seharian ini?" Vena menjauhkan ponsel dari telinganya. Mendengkus kesal dengan tatapan tajam tertuju pada ponsel yang masih saja memperdengarkan suara baritone Nick. Dia tak sengaja menyentuh ikon gagang telepon berwarna hijau ketika Nick meneleponnya sehingga mau tak mau dia harus menjawabnya. Padahal tadi dia ingin membalas pesan dari Beth, mereka berkirim pesan sejak beberapa menit yang lalu. Jari-jarinya menari terlalu cepat di atas permukaan keypad sampai-sampai tidak melihat ada telepon yang masuk. Celakanya telepon itu dari Nick. "Kau juga tidak membalas pesanku sejak kemarin. Ada apa denganmu, Tuan Putri, kau tidak apa-apa, 'kan?" Sesungguhnya Vena gembira mendengar perhatian Nick yang begitu besar padanya. Hanya saja, perhat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN