KELUARGA YANG MENYUSAHKAN

1116 Kata

"Aahahah." Jelas saja Cakra tak berhenti tertawa. "Hey, diam atau aku --" "Sabar, sabar, oke aku diam." Muak rasanya Ryuga mendengar jawaban Cakra sehingga tatapannya mengintimidasi sahabatnya yang tampak tak takut meski tawanya sudah mereda. "Ayolah, jangan mengancam terus. Inhale, exhale." Cakra sendiri memeragakan mengambil dan membuang napas membuat Noah hampir tak tahan juga menahan tawanya. "Sssh." Gemas Ryuga. "Hey, tak salah kan aku bicara seperti tadi? Daripada kau jantungan, Ryu." "Sssssh, kurang apa bayaran yang kuberikan padamu? Pergi sana!" "Hahaha. Kapan sih kau bisa mengatur emosimu?" Kini Cakra terkekeh sambil membuang wajahnya dari Ryuga. "Ini bukan masalah kurang tapi ini namanya explorasi diri. Aku harus bisa masuk ke semua kal--" "Ayo berangkat Bisma. Tutup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN