Abang tampan

1617 Kata

"Tolong! Tolongin gue!" Aku terkejut, tapi langsung tersadar untuk tidak berteriak mendengar bisikan  permintaan tolongnya, sementara orang yang meminta tolong berlari masuk ke kamarku dan menutup pintu dari dalam. "Neng, liat orang lari ke sini enggak?" Tubuhku tiba-tiba terasa gemetar melihat empat orang berpenampilan menyeramkan dengan tubuh tinggi besar, dengan tatto menghiasi beberapa bagian tubuh mereka. Dua orang di antara mereka, membawa pisau dan yang satunya membawa sabit. "Eng--enggak, Bang! Aku baru pulang, enggak liat," jawabku. Lalu segera masuk ke kamar dengan jantung berdebar-debar. Namun, lebih mendebarkan lagi melihat seseorang yang sedang berjongkok di belakang pintu. Lelaki tampan, mungkin usianya beberapa tahun di atasku. kulitnya putih bersih dengan rambut h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN