Sebuah Fakta

1626 Kata

Daya menunggu dengan tegang ketika Ezra memberitahu bahwa dia akan menghubungi Elisa dan menemuinya untuk membicarakan mengenai hubungan mereka. Jam sudah menunjukkan pukul lima sore, namun Ezra belum kembali dan Troy masih terlelap di tidur siangnya. Daya menggenggam ponsel dengan bimbang, antara ingin menghubungi Ezra dan menanyakan hasilnya atau lebih baik menunggu pria itu sampai di rumah. Daya memainkan rambut Troy yang lembut dan berwarna sedikit kecoklatan. Dan mulai memikirkan, mengapa tidak ada Ezra di wajah Troy? Apakah Troy hanya mirip dengan ibu kandungnya? Suara ketukan di pintu membuat Daya bangkit dari kasur Troy dan membukanya. Bu Desi berdiri di sana. “Daya, Ibu pulang ya.” “Iya Bu. Makasi banyak yaaa Bu.” Bu Desi meraih tangan Daya. “Benar kamu dipecat mas Ezra?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN