Hana sedang duduk di taman belakang rumah yang lokasinya memang begitu luas. Entah untuk apa taman ini dibuat, padahal pemiliknya saja bahkan jarang sekali berada di rumah. Apalagi untuk menikmati lokasi ini. Di saat ia sedang santai, tiba-tiba Alice datang menghampirinya. Heran juga, sih ... karena dia datang tak langsung mengomel atau mengatainya seperti biasa. "Ada apa, Tan?" tanyanya. Alice tersenyum manis. "Hmm ... Hana, boleh aku minta tolong?" Lagi-lagi sikap Alice membuat Hana heran. Apa kepala wanita ini habis kepentok, hingga mengalami perubahan yang sangat signifikan. "Minta tolong, apa?" Alice menyodorkan secarik kertas pada Hana. "Aku minta tolong tebus obat ini ke apotik, ya." Menerima benda itu. "Ini resep obat siapa?" "Aku." "Tante sakit?" "Sedikit kurang enak

