BAB : 36

1424 Kata

Arum dan Jose yang penasaran, kini mengikuti langkah Willy menuju kamar Justin. Apalagi saat mendengar suara hempasan pintu yang seperti didobrak dengan paksa ... membuat rasa khawatir keduanya semakin meningkat. Kaget dan tak percaya. Itulah yang keduanya kini rasakan. Bagaimana tidak, mata keduanya dikagetkan dengan kondisi Justin yang seperti orang stress. Lebih kaget lagi saat Willy mengambil jarum suntik dan hendak menusukkan jarum itu pada lengan Justin. "Apa yang kamu lakukan, Willy!" Arum marah dengan tindakan yang akan dilakukan Willy pada putranya. "Jistin kenapa? Ada apa dengan dia hingga kamu bertindak seperti ini!?" "Om, Tante." Tersentak kaget. Ia lupa menutup pintu karena khawatir pada Justin. Tak berpikir juga kalau Arum dan Jose akan masuk dan melihat seperti apa kead

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN