Hari pernikahan yang sudah di rencanakan Adam pun tiba. Tidak ada undangan atau kemewahan dalam pernikahan itu, yang ada hanya orang tua Adam dan pelayan rumah itu. Bukan karena dia ingin menyembunyikan Sofia sebagai istrinya melainkan hanya ingin menunjukan kepada orang tuanya bahwa Adam tidak salah lagi dalam memilih pasangan. Dan gelaran acara resepsi bagi Adam dan Sofia juga tidak terlalu penting yang penting mereka sah di mata hukum dan Agama. Acara yang di gelar sangat sederhana itu tidak memberikan kesan apapun. Bahkan para pelayan Adam pun ada yang mengatakan bahwa pernikhan itu tidak layak di sebut sebuah pernikahan. Hal itu di abaikan Adam. Karena statusnya pernikahan itu hanya sekarang dia sudah bukan pria lajang lagi. Menghindari kecemasan orang tuanya yang terlalu ikut campu

