Sina dan Arsen kini sedang duduk bersender di kepala ranjang. Mereka tengah sibuk dengan pikiran masing-masing. Sina memikirkan tentang kakaknya. Sudah beberapa bulan Sina menikah dengan Arsen, Sina belum menemukan bukti apapun tentang siapa yang sudah membunuh kakaknya itu. Sina memang sudah tau kejahatan Indira, tapi Sina belum mempunyai bukti bahwa Indira lah dalang di balik pembunuhan Nataya. Sedangkan Arsen, dia memikirkan keluarganya. Selama ini dia sangat menghormati Indira karena Indira yang sudah merawatnya. Tapi Arsen tidak menyangka Indira akan berbuat seperti ini. Arsen juga tengah memikirkan bagaimana caranya dia memberitahu Richard tentang kejahatan Indira. Richard pasti akan sangat terkejut, entah apa yang Richard lakukan pada Indira. "Ar?" "Hm?" "Menurut lo, gue payah

