Sina menghempaskan tubuhnya di tempat tidur, menghela nafas berat. Sina sudah selesai membersihkan dirinya. Tinggal mengistirahatkan tubuhnya yang pegal-pegal. Hari yang melelahkan bagi Sina, sekaligus menyenangkan. Tidak menyangka, Arsen akan membawanya ke pantai. Tapi kemudian, Sina teringat dengan Samudera. Arsen benar, Sina sudah bersahabat lama dengan Samudera, dia seharusnya menerima keputusan Samudera bukannya menjauhinya. Bagaimanapun juga Sina pernah menyukainya kan? Tidak ada salahnya mencoba untuk tidak menghakimi Samudera, itu adalah hidupnya. Sina sebagai sahabat harus selalu mendukung keputusannya walaupun sangat sulit untuk diterima akal sehat. Menjauhi Samuder bukan keputusan yang benar, Sina seharusnya memberinya semangat, siapa tau Samudera bisa berubah dan kembali nor

