"Abang Akbar, kenapa Campak teh dibawa ke rumah Abang Akbar dan bukan ke rumah Campak sendiri?" tanya Cempaka. Akbar dan Cempaka turun dari mobil, sambil merangkul Cempaka, Akbar menjawab, "Tidak bisa berjauhan, aku sudah janji pada Abah dan Ema untuk menjaga kamu." Cempaka manggut-manggil mengerti. Seharian ini mereka sangat lelah karena jalan-jalan mengelilingi beberapa tempat wisata. Hingga malam tiba, Cempaka ingin pulang dan tidur karena lelah. Cempaka membuka sepatu lalu meletakkan sepatu di tempat sepatu dan berjalan dengan telapak kaki telanjang di atas ubin lantai, Akbar berkata, "Pakai sandal." "Begini saja, Campak teh suka begini," ujar Cempaka. "Nanti masuk angin," balas Akbar. "Campak kepanasan," ujar Cempaka lalu dia menguap. Matanya terlihat fly dan ingin segera tidur

