Bab 54

1639 Kata

"Tidak bisa dibiarkan!" teriak Tedy meradang marah. Mata Frina memerah dan dia sedang memeluk sang anak perempuan yang sangat patah hati. Hati Anita hancur setelah tahu bahwa Akbar baru saja melamar gadis lain. "Siapa gadis yang dilamar Akbar itu?!" tanya Tedy dengan nada marah. "Telepon Ruti dan Riyan saja, Pa! mereka benar-benar keterlaluan! mereka bisa-bisanya menghianati kita dan menusuk kita dari belakang! hal macam apa yang mereka lakukan? mereka pikir anak kita ini mainan?!" balas Frina ikut marah. Anita tak lagi mampu berkata-kata, suara tangisnya terdengar menyayat hati dua orangtuanya. Tedy mengambil ponsel dan menelepon Riyan. "Halo-" "Apa yang baru saja kau dan keluarga kau lakukan?!" Tedy langsung menghardik marah Riyan. Bahkan tak memberi kesempatan bagi Riyan untuk me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN