Luhut, Agam dan Binsar melihat ke arah Cempaka tidak dengan tatapan kaget lagi. Sebab dari perlakuan yang Akbar berikan pada Cempaka, kentara sekali bahwa Akbar menyukai Cempaka, berbeda dengan pandangan Anita yang melihat dengan tatapan marah. Beberapa karyawan yang telah selesai makan siang juga mendengar pernyataan Cempaka bahwa dia adalah pacar Akbar. Mereka menelan susah ludah mereka, sebab Cempaka berani sekali mengatakan itu. "Kamu … siapa yang memberikan kamu keberanian untuk mengucapkan hal tidak benar ini?" Anita berusaha mengeluarkan suaranya agar terlihat biasa saja, dia menolak keras apa yang dikatakan oleh Cempaka itu benar. "Minggu lalu teh Abang Akbar sendiri yang bilang ke saya. Kalau ada yang tanya siapa saya, bilang saja saya pacarnya Abang Akbar," jawab Cempaka. Postu

