"Aish, sialann!" Sean mengumpat dalam suara begitu pelan dalam pelariannya kali ini. Ia dikejar, lagi. Pengawal kerajaan yang kala itu pernah mengejarnya melihat wajah Sean melintasi mereka walaupun sedikit dalam penyamaran. Ia tidak menyangka kalau penyamaran yang dia lakukan bisa gagal dan menyebabkan dirinya ketahuan. Padahal, kondisinya saat itu sedang tidak dalam baik-baik saja terutama kakinya yang masih dalam kondisi buruk. Bahkan berapa kali Len harus ikut bersembunyi kali ini? Sean kembali terpisah dengannya untuk kedua kalinya, ia bahkan harus memperhatikan sekitar dan mati-matian bermain kucing-kucingan dengan para prajurit kerajaan ini. Keunggulan mereka hanya satu; menggunakan teknologi sebagai alat bantu pencarian, sementara Sean dan Len menggunakan kedua kaki mereka untu

