Anggota komplotan pencurian mahkota raja tidak selamanya memiliki image yang menyeramkan dan menakutkan saja. Julukan The Black of Posion nyatanya karena mereka berpenampilan hitam garang saja, sisanya? Kelakuan mereka tidak ada bedanya dengan warga-warga yang suka sekali melemparkan candaan humoris nan garing. Bahkan dad jokes pun banyak yang dilemparkan mengundang gelak tawa.
Len rasa ia menemukan keluarga yang tepat setelah kabur. Lebih baik bersama penjahat-penjahat ini daripada ia harua hidup dengan penjahat penuh kebohongan seperti Clar.
Ugh, Len ingin cepat-cepat mencari kebenaran untuk membuat laki-laki itu supaya bisa mendekam di dalam sel tahanan. Clar pastinya sudah kembali dan dalam keadaan panik lelaki itu mencari keberadaan Len. Hahaha, Len tertawa membayabgkan ekspreainya itu.
Jangan bodoh untuk mencariku lelaki brengsekkk, tidak akan ketemu kalau mencariku di antara wilayah kerajaan yang luas ini. Kamu juga pastinya sedang memfokuskan diri dengan penelitian yang aslibya bukan hakmu, kan?
Tangan Sean menepuk bahunya dan duduk semakin rapat dengan cewek itu. "Apa yang kemarin kalian omongin sih pagi-pagi buta? Gue mau ikut tapi gak jadi akhirnya karena tugas pagi pas itu."
"Kepo."
Jawaban sangat singkat itu tidak memuaskan rasa penasaran Sean. Namun, Len tertawa melihat ekspresi lelaki itu yang tengah menahan kesal karena dirinya.
"Ahahaha, bercanda. Nanti kukasih tau kalau udah waktunya kok, Sean. Bukan sekarang."
"Oh, oke deh. Janji lho ya."
"Iyaaaa."