“Udah buka segel, eh!!” Keisha menoleh cepat, melihat Bertha yang baru saja datang dan langsung tersenyum jahil. Ala-ala dirinya yang menjengkelkan. “Maksudnya?” Menunjuk sesuatu yang ada pada tubuh Keisha dengan dagunya, membuat perempuan itu semakin tidak mengerti. Dia tidak paham segel apa yang baru saja dibuka seperti apa yang dimaksud oleh Bertha. Perasaan Keisha tidak mengenakan barang baru, tas, sepatu, juga miliknya yang lama. SEdangkan sisa sepatunya yang dulu masih dia tinggal dikos, meminta Bertha untuk menyimpannya dengan baik. Dan sekarang dia bilang buka segel? Melihat badannya, Keisha baru ingat jika dia mengenakan baju milik Giffard. Kemeja putih tebal ini punya Giffard, hanya saja bagian dalam atau innernya tentu saja milik Keisha sendiri. Celana? Tentu saja itu punya

