42

884 Kata

EMPAT PULUH DUA Maaf banyak typo Athar sudah berada dalam ruang perawatan Sabira saat ini. Amar ? Amar juga sedang berada dalam ruang perawatan Sabira juga saat ini. Amar sedang menenggelamkan kepalanya dalam ke dalam ceruk leher, Athar. Amar takut sama perempuan yang berwajah pucat, dan kedua matanya terlihat hitam, pasalnya wanita itu sedari tadi menatapnya dengan tatapan dalam, sangat dalam sekali dengan kedua matanya yang menyeramkan menurut Amar. Dan dengan bodohnya Athar juga. Athar malah membawa anaknya yang masih kecil ke tempat seperti ini. Tapi, nggak ada pilihan lain. Nggak mungkin ia membawa Amar kembali ke rumah Inne. Kesempatannya untuk menghabiskan waktu bersama anaknya Amar akan terbuang begitu saja. Membawa anaknya ke rumah, bukan pilihan yang bagus juga. Entah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN