Menunggu adalah hal yang membosankan bagi setiap orang. Terlebih jika hal yang ditunggu tak dibarengi dengan kepastian. Tidak ada batas waktu bagi setiap orang untuk menunggu, termasuk Ethan. Sejak satu minggu melakukan perawatan di rumah sakit, Ethan akhirnya diijinkan untuk pulang. Kondisi fisiknya sudah jauh lebih baik meski luka pada batinnya tidak akan pernah sembuh. Sejak keluar dari rumah sakit pun Ethan tetap berada di rumah sakit itu demi menjaga istri serta anak mereka yang masih melakukan perawatan di ruang NICU. Ethan tak sekalipun ingin pulang karena baginya tempatnya untuk pulang adalah di sini, di tempat di mana Vio dan anaknya berada. Pulang tanpa mereka berdua akan terasa hampa. Ethan menatap Vio dari balik kaca besar yang membatasi ruang perawatan wanita itu. Semua ma

