Pagi ini Ethan kembali menyiapkan sarapan untuk istrinya. Vio dengan setia menunggu di atas ranjangnya sembari membaca proposalnya kembali, setelah beberapa hari ini terabaikan karena larangan keras dari sang suami agar dirinya tidak stress yang mungkin akan membahayakan janin maupun ia sendiri. Terkadang Ethan memang terlihat berlebihan tapi di lain sisi Vio merasa bahagia karena itu adalah bentuk perhatian Ethan padanya. Jika Ethan seperti ini saat beberapa bulan yang lalu... ketika hubungan mereka berdua masih belum menemukan arti, mungkin Vio akan mengira Ethan sudah gila atau mungkin ia juga gila karena mau saja dihamili oleh suami dalam pernikahan di atas kertasnya. Ethan masuk ke dalam kamarnya membawa nampan berisi makanan. Ada dua potong sandwich lengkap dengan sosis bakar dan se

