Demi agar bisa kembali pada tubuhnya, Polassar membutuhkan batu bertuah. Kini dia lebih panik dari Fareed yang sudah mengaduk-aduk isi rumah sakti. Semua tenaga medis, pasien, pengunjung, diinterview dan diperiksa kamarnya. Mulai dari kamar rakyat biasa hingga kelas VVIP seperti Marinka. Bahkan penyidikannya melebihi penyidikan kasus percobaan pembunuhan Bujana. Polassar kini memerintahkan Ahmed dan Bujana mencari batu bertuah miliknya. Mau tidak mau, dia akhirnya menunjukkan ciri-cirinya pada dua roh bodoh di depannya. Bila Fareed di dunia manusia tidak berhasil menemukannya, maka para roh gentayangan di dunia roh harus bisa menemukannya. Karena mereka bisa menembus apa saja. “Bila kau bisa berperilaku lebih manis, aku yakin semua roh akan membantumu. Termasuk manusia di gudang belaka

