Marinka baru saja menyelesaikan sarapannya ketika seorang petugas mengetuk pintu kamar dan langsung masuk sebelum dia mengizinkannya. Dia membawa kursi roda bersamanya. Pasti Marinka akan dijemput untuk ke ruang pemeriksaan. Kemarin saat perbannya diganti, ada jahitan yang sobek, sehingga harus dijahit ulang. Marinka menatap telapak kaki kanannya yang masih diperban. Hari ini, dia berencana menengok Bujana di kamarnya. Mumpung petugas ini membawa kursi roda, dia akan meminta untuk dibawa ke kamar Bujana. “Nyonya Bujana?” “Ya? Saya. Ada apa?” tanya Marinka. “Saya akan membawa Nyonya ke ruang administrasi. Ada keluarga dari Indonesia datang, dan mereka meminta konfirmasi bahwa Tuan Bujana dan Nyonya tidak bisa pulang ke Indonesia.” Marinka mengernyit kening. “Nyonya Adaire apa tidak ada

