26. Batu Bertuah Yang Hilang

1047 Kata

Fareed benar-benar putus asa, tidak menemukan apa yang dicarinya di tubuh Polassar. “Sialan kamu Polassar,” gerutu Fareed geram. “Aku yakin kamu sedang menggunakannya sekarang dan menertawaiku kan?” Fareed berkacak pinggang sembari menatap Polassar yang tergeletak di tempat tidurnya, hanya. Tidak ada alat penopang kehidupan apapun selain infus. Tetapi lelaki itu belum membuka mata. Entah pingsan atau koma. Nasib pasien tanpa identitas. Bahkan bila seorang pejabat tinggi di negeri ini mengalami hal seperti Polassar, dia akan bernasib sama. Yang jelas Fareed sangat paham kalau Polassar sekarang sedang berada di alam Astral. Menertawainya penuh kemenangan. “Mungkin dia menelannya,” ucap polisi di sebelahnya. “Kita harus segera membangunkannya, entah bagaimana caranya.” Fareed mondar-mand

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN