"Lika!" Wanita itu menoleh, gelas yang ia pegang bergetar. Lika mundur perlahan, ketakutan nya dengan lelaki itu membuat ia tak mampu bersuara. "DIMANA RAFAEL!" Lika menggeleng, ia tetap mundur dan menepis tangan itu. "Pergi!" Sentak Lika, Alaska mencerkam kuat pergelangan tangan Lika. "Balikin Rafael! Disini gue berhak karena gue Daddy nya." "Enggak! Sampai kapan pun Lo bukan Daddy nya Rafael," ketus Lika sembari memberontak untuk dilepaskan. "Lepas gue bilang!" "Ga akan sebelum Lo balikin anak gue!" "Siapa anak Lo hah?" "Rafael anak gue, dan Lo milik gue!" Degg.. Lidah nya kelu, ingin berkata namun tatapan mata Alaska mampu membuat lika diam tak berkutik. Alaska meraih pipi Alika, ia mendorong pelan bahu Lika agar mundur dan menempel ke dinding. Jarak mereka berdua tipis sang

