Belanda-indonesia Alaska tersenyum kecil, ia berhasil memenangkan saham terbesar. Semua bertepuk tangan dengan riuh. "Wah selamat, anda memenangkan saham terbesar! Mengalahkan perusahan terbesar di Belanda. Berasal dari Indonesia kah?" Tanya salah satu seorang kolega bisnis, wajah dan logat yang ia pakai sepertinya asli Indonesia fikir Alaska. "Ah iya, aku di pekerjakan ayah ku kesini. Anda mengayumi bidang properti?" Tanya Alaska, ia sudah cukup tau taktik kolega-kolega untuk mengambil keputusan bekerja sama. "Yahh, bagaimana?" To the poin sekali fikir Alaska, ia tersenyum kecil. Menarik kata hatinya. "Silahkan ke kantor saya, kita ajukan kontrak kerja bersama. Properti sepertinya menarik." Sang kolega itu tertawa, ia suka gaya Alaska yang sangat asik. "Baiklah, sekali lagi sel

