Rugar, pria itu merasa terpojok saat ini. Wanita yang sedang mengarahkan samurainya dilehernya, menatap dengan seolah merendahkan dirinya. Jiwa iblisnya langsung menyeruak. Pria itu dengan mata yang merah memegang samurai yang diarahkan ke lehernya, membuat telapak tangannya mengeluarkan darah. Pria itu tersenyum miring dan menatap wanita itu dengan tajam. “Tidak ada seorang pun yang bisa membunuhku.” Blum! Sebuah ledakan tiba – tiba muncul, dan membuat para naga dan wanita itu terlempar jauh. Mereka merasa terhantam oleh kekuatan yang Rugar keluarkan saat ini. Wanita itu, yang tergeletak dibawah pohon memuntahkan darah dari bibirnya. Dia memegang dadanya yang sakit karena terhantam pohon dengan sangat keras. Rugar menatap wanita itu tak berdaya hanya senyuman smirknya saja. Perlahan

