menangis

1045 Kata
tiba tiba ponsel ichan berdering "pak,lepas !! angkat dulu ada telfon!" ucap syasya dengan senang hati karna dia bisa meloloskan diri haha ichan pun tiba tiba sadar atas apa yang ia lakukan "maaf "ucap ichan dengan senyum ichan berusha menutupi dan membalikan ponselnya 'kenapa gak di angkat?" tanya syasya "gak papa,oh iya acara nanti malam jam berapa? " ichan berusaha mengalihkan pembicaraan "acara jam 7 pak, kenapa?" ponselnyapun berdering lagi, "angkat dulu kenapa sih pak ! " kemudian syasya melirik ke arah ponsel ichan --- Sandra calling --- "angkat aja!! " pinta syasya "kalau penting pasti dia meninggalkan pesan !" "oh ,,,jadi,kemarin saat q telfon bapak buat jemput aim ,gak di angkat padahal tau ada telfon masuk,tapi karna sedang bersamanya jawabannya juga sama seperti ini ?!!! hah?!!!" tanya syasya dengan mata memerah "sya,,,,bukan gitu waktu itu emang aku bener bener meeting ,ponselku aku silent aku gak tau ada panggilan masuk " penjelasan ichan "terserah bapak mau gimana!! aku mau pulang ,bapak istirahat saja !!"ucap syasya dia ingin sekali marah tapi ia tak kuasa karna dia pun masih bingung dengan statusnya dia membalikan badan dan menghela nafas panjang dan segera keluar dari kamar ichan "syaa,percaya sama aku, " ichan menarik tangan syasya namun kelihatannya syasya sudah sangat muak dengan penjelasan ichan, syasya melepas tangan ichan "tolong lepaskan !! saya mau balik masih banyak persiapan " . . . syasya tiba tiba menangis dan ingin menenangkan diri dulu,ia lalu pergi ke salah satu tempat fav nya di jogja, ichan terus saja menelfon syasya dengan panik karna syasya salah paham lagi, syasya mematikan telfonnya lagi .. . . sudah sore ia pun balik ke perumahan abangnya, ternyata caca dan lainnya sudah sampe "mama ante,,,," triak aim sambil berlari memeluk lutut syasya "sayang,,,,, aim udah sampe sini sayang, ante kangen aim " syasya berjongkok memeluk aim juga menciumnya dengan gemas , "ante nangis lagi ya?" tanya aim dengan memeluk syasya " enggak sayang,ante gak nangis tadi klilipan di jalan" "sya,,kamu dari mana?" tanya caca "maen di sekitar sini aja ca,kenapa? "gak papa,bukannya kamu ke tempat,,,," belum sempat caca meneruskan pembicaraannya syasya sudah memtongnya dan mengalihkan pembicaraan "eh,btw tadi sampe.sini jam brp ca? kok gak ngabarin?" "mau ngabarin gimana,nomer kamu aja gak aktif"jawab caca tiba tiba syasya inget kalau dia mematikan telfonnya syasya hanya senyum "loh,afri mana?" "tadi di telfon pak ichan,dia ke hotelnya baru aja sih keluar,kayaknya pak ichan mau ngecek kantor cabang sini sya" "oh" jawab singkat syaysa . . . jam menunjukan pukul 19.00 mereka sudah siap untuk berangkat, syaysa yang dandan ala2 pelayan caca ketawa abis2an .. "sya,," panggil andre "eh bang,gimana tampilanku oke belum?" tanya syasya dengan senyum manja "pantes banget kamu sya,,jadi pelayan ,pelayan di hatiku ,haha" goda andre "iih,,abang ngeselinnn" andre menatap syasya dengan senyum °sya,,setelah ini semoga kamu membaik,dan bahagia° grutu andre dalam batin sambil mengacak rambut syasya dan memeluk syaysa "abang apaan sih,, jangan jangan abang mulai suka nih sama syasya,,gak boleh yooooo" ucap syasya "iya abang emang suka sama kamu dari dulu,tapi cuma sebatas kakak dan adek haha " canda andre ichan nampak tak sengaja melihat mereka bercanda ria dengan posisi syasya memeluk andre rasanya ichan pen bakar tempat acara ini , "papa o !!!" triak aim "aim,,,, " ichan memeluk aim . acara di mulai ,syasya ,caca,afri,ichan dan aim mereka berada di lantai 2 untuk melihat acaranya syasya sangat bahgia melihat ayah dan bunda nya terlihat sangat mesra dan bahagia.. ia meneteskan air mata. tiba tiba lampu padam syasya berteriak ,ketakutan ichan langsung memeluk nya "tenang sya,,kamu gak sendiri " ucap ichan dengan mengelus rambut syasya. lampu menyala, dilihatnya andre sedang berbicara menggunakan mic "Trimkasih untuk kehadiran bapak ibu sekalian untuk acara aniv om dan tante saya yang ke 31 , ,saya juga akan memberikan surprice kepada om,tante , & ponakan saya tercinta juga kalian semua ,mari kita lihat vidio berikut" dlihat dengan proyektor yang besar adalah vidio syasya juga foto sur syasya "apa apaan bang andre ini !!" syaysa marah karna dia gak tau maksud abangnya ,semua orang juga tertegun hampir sudah ada yang melupakan kejadian itu kemudian slide demi slide berganti, andre menjelaskan bahwa kala itu syasya hanya di jebak ,dan di tindas oleh seseorang ,jadi andre sudah menyiapkan ini di 1,5 tahun terakhir ini, ia menylidiki kasus ini di bantu oleh 2 temannya , semua orang kembali tertegun dan secara serentak meminta maaf kepada ayah dan bunda syasya karna dulu sempat menghina anaknya syasya pun lari dan menangis menuruni tangga dan berlari memanggil "Ayaahhhh,,,,,,bundaaa " triak syaysa semua orang melihat syasya "syaysaaaaaaaa " bunda syaysa mereka saling berpelukan menangis haru & bahagia syasya kemudian memeluk andre "abang trimakasih ,ini ya maksud abang aku suruh dandan meski hanya menyamar sebagai pelayan?" ucap syasya dengan tangis (1 hari sebelum syaysa ke jogja, andre sudah menjelaskan hal ini ke keluarga syaysa,andre sengaja mengumpulkan keluarga besar mereka untuk hal ini,tangis mereka pun pecah tiada henti menyesal krna telah menghajar habis habisan mental syasya) semua orang kemudian berbisik,menysal karna dulu telah menghina syasya ,dan hampir saja menurunkan jabatan ayahnya sebagai kepala sekolah. Ichan juga lainnya di atas ikut meneteskan air mata karna haru "akhirnya,syasya bisa hidup dengan bebas lagi " ucap caca dengan tangis sambil memeluk afri ichan pun memeluk aim "lihat ante ..sayang ,dia sudah bisa kumpul keluarga ,ante bahagia, kemudian aim minta turun dari gendongnnya dan muncul di hadapan syaysa "antee " panggil baim "sayang,,,,sini ikut foto ante "syasya menghampiri aim dan menggendongnya untuk ikut foto keluarga "loh syaaa ini siapa nak,ganteng sekali,gemoy"ucap bunda sambil mengelus rambut aim "iya,bund ini cucu MR. Alex pemilik PT DT kebtulan dia indonesia ikut Om nya itu dia " jelas syasya dengan menunjuk ichan caca dan afri "caca..." panggil bunda "bundaaaaaa " tangis caca pecah di pelukan bunda zena karna dulu swaktu ia ingin menjelaskan pekara syasya ia malah kena tampar dari bunda nya, bundanya mnangis minta maaf ke caca . . . sudah 3jam pesta akhirnya mereka berbincang,& kembali pulang syasya akan menginap dirumah bundanya, tiba tiba aim nangis,, "ante,,,aim mau itut boeh gak?" tanya aim dengan tangis "aim syang,sama papa ya, nanti ganggu tante " bujuk ichan "anak manis,kamu bisa ikut oma pulang kerumah bobok sama tante sama oma mau??" tanya bunda zana "tapi,,tante....." ichan . . . . nextsss tunggu ya say ? maaf jika ada salah kata
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN