34. Adik

1110 Kata

Cyra tidak tahu sudah berapa lama ia berada dalam posisi ini. Cyra merasa kakinya kram dan tenggorokannya kering karena itu ia berhenti bersenandung, lagipula Dosennya tidak lagi kesakitan seperti tadi. Malah tidur sepertinya. Ia ditinggal tidur ini ceritanya. "Sejujurnya, saya penasaran, Pak. Tapi saya mau tutup mulut saja. Saya tidak mau donor darah sama kertas. Saya juga enggan membagi tanda tangan. Padahal saya bukan artis, Bapak minta tanda tangan terus." Cyra berbicara sendiri, ia bahkan sengaja menoel-noel pipi Zaffar di saat pria itu sedang tidur. Mengganggu orang tidur mah, Cyra berani. Tidak bakal ketahuan juga kok. Dosennya tampak pulas tidur. "Lain kali, jangan hanya minta tanda tangan, Pak. Bawakan saya sesuatu, ya sebagai imbalan tutup mulut. Saya suka makan, Pak. Saya pema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN