"Pak, berhubung saya orangnya dendaman, karena Bapak juga sering menuduh saya yang tidak-tidak terlebih Bapak mempermainkan saya tadi pagi. Jadi saya ingin Bapak mengantar saya ke rumah makan yang ada di belakang saya sana." Zaffar yang baru menyalakan kendaraannya, menoleh ke belakang. Memang tak jauh dari posisi kendaraannya terparkir, ada sebuah rumah makan. "Kamu lapar?" Cyra yang sedang menopang kepalanya menggunakan satu tangan yang di sandarkan pada kaca jendela mobil pun sesaat menoleh ke arah Zaffar sebelum kemudian menggelengkan kepalanya. "Tidak, Pak. Saya cuma mau minta tolong Bapak saja." Zaffar menyatukan kedua alisnya setelah mendengar penuturan Cyra. "Minta tolong apa?" tanyanya. "Ada barang-barang saya yang tertinggal di sana, bisa tolong Bapak ambilkan?" Dari pengli

