Bukan maksud ingin menyakiti hati suaminya, hanya saja ia tidak bisa membohongimu hati dengan perasaan yang terkejut saat bertemu kembali dengan mantan kekasih yang namanya masih terikat kencang di hati. Perasaan bersalah juga rindu menyeruak begitu saja saat melihat senyum manis laki-laki berwajah tegas yang hadirnya selalu membuat ia bahagia dulu. "Kita pulang aja," ajak Aisyah. Aisyah merasa bersalah karena tidak bisa menyembunyikan perasaan di depan sang suami. Rasanya sangat sulit untuk membohongi diri saat hati masih terpatri. Aisyah juga berterima kasih karena suaminya tidak membiarkan ia berbicara walau hanya satu kata pada Rifki, karena ia sangat yakin air matanya akan jatuh jika sampai mereka saling sapa. Cukup dengan menganggukkan kepala yang diiringi senyum samar karena mena

