Penantian Yang Sia-sia

1053 Kata

Dalam hidup seorang Aisyah Khairunnisa tidak pernah bermimpi bahkan membayangkan sekalipun ia akan menginjakkan kakinya di Pulau Dewata, apalagi sampai menginap di hotel yang harga permalamnya setara dengan gajinya sepuluh bulan jika kerja. "Kok sepi banget?" bisik Aisyah pada suaminya setelah mereka reservasi ulang. "Ini private hotel, Sayang. Jadi pantainya juga sepi cuma pengunjung hotel aja. Kamar kita juga jauhan sama kamar Ibu, jadi aman, Sayang." "Mahal pasti ya?" Walaupun sudah merasakan dan mulai terbiasa menjadi orang kaya tetap saja Aisyah memikirkan biaya. Ia tahu uang suaminya banyak, tapi mereka tetap harus menabung bukan? Masa depan tidak pernah ada yang tahu hingga mereka tetap harus mempersiapkan segalanya. "Jangan pikirin masalah biaya, yang penting kamu seneng biar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN