Suami Siaga

1097 Kata

Bangun di pagi hari setelah tidur yang hanya benar-benar tidur tanpa adanya kegiatan malam membuat badan terasa segar. Dua gelas s**u jahe sudah tersedia di atas meja makan seperti biasa. Satu milik Dandi dan satu milik Tibe. Semangkuk besar sop ikan nila lengkap dengan sambel bawang dan tempe goreng pun sudah tersedia untuk menemani santap pagi keluarga kecil itu. Mereka terbiasa sarapan dengan menu berat sebagai penunjang kegiatan setiap harinya. "Bapak pulang jam berapa?" tanya Dandi yang baru melihat ayahnya dari kemarin. "Jam sebelas. Ke Bandung nya bisa di undur enggak, Dan? Bapak harus ke kampung buat urusin masalah kemarin. Kasian ibu kalau ditinggal sendirian," pinta Tibe yang sudah memesan tiket keberangkatan untuk besok pagi. "Ibu mau ikut aja, Pak. Jangan ganggu pengantin b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN