Bab 48

1528 Kata

Risa masih terdiam menatap suaminya, Min Juna, yang masih jatuh tertidur pulas di sebelahnya. Deru nafasnya terdengar begitu teratur, pasti pria itu benar-benar kelelahan karena aktifitas mereka semalam. Mengingat aktifitas mereka semalam yang sedikit liar membuat Risa merona merah. Dirinya begitu malu saat ini namun juga merasa begitu bahagia. Perlakuan Juna terasa begitu manis baginya. Pria itu benar-benar berusaha setengah mati menahan hasratnya untuk tidak terlalu buas menikmati Risa. Dengan lembut dan perlahan pria itu memperlakbukan Risa bagai kaca yang mudah pecah hingga pada akhirnya Risa merasa sedikit mengasihaninya dan memberi ijin pada pria itu untuk sedikit lebih bebas. Tanpa di duga Min Juna malah benar-benar melepaskan hasratnya tanpa ampun kepada Risa dengan tidak tau malun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN