Chapter 17 Vanya menguap lebar kemudian menyandarkan kepalanya di pohon besar yang disandarinya. "Wilson, kepalaku sepertinya akan meledak." "Dari sepuluh soal, kau baru menyelesaikan satu tapi kau sudah mengeluh," ucap Wilson yang duduk di samping Vanya. Vanya menjauhkan kepalanya dari pohon yang disandarinya kemudian melongok Wilson dan dengan ekspresi menyedihkan menatap Wilson. "Kau sengaja memberiku soal sekelas Olimpiade, mana mungkin aku bisa mengerjakannya?" "Ini bukan soal Olimpiade, tapi karena tiga bulan belakangan ini kau terus saja membolos bersama Dario, kau sangat banyak tertinggal pelajaran," sahut Wilson seraya menatap Vanya dengan tatapan tegas. Vanya mendengus. "Ini semua salah Dario yang selalu mengajakku bermain game." "Kau tidak bisa menyalahkan orang lain,

